Tulisan dan Arti Wa Ufawwidu Amri Ilallah

Bagi kamu yang suka membaca al-qur’an, khususnya surat Ghafir maka tidak akan asing dengan bacaan tersebut. Sebab, wa ufawwidu amri ilallah termasuk surat Ghafir yang ada di ayat 44. 

Surat ini diturunkan di kota Makkah dan termasuk surat ke-40 di dalam al-qur’an. Untuk memahami lebih lanjut, kamu perlu memahami arti dan makna yang terkandung di dalam ayat tersebut. 

Read More

Bacaan dan Arti Wa Ufawwidu Amri Ilallah

Wa Ufawwidu Amri Ilallah

فَسَتَذْكُرُوْنَ مَآ اَقُوْلُ لَكُمْۗ وَاُفَوِّضُ اَمْرِيْٓ اِلَى اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَصِيْرٌ ۢبِالْعِبَادِ

Fasatażkuruna maa aqulu lakum, wa ufawwidu amrii ilallaah, innallaaha basiirum bil-‘ibaad 

Artinya: “Kelak kamu akan mengingat apa yang kukatakan kepadamu. Aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.” (QS. Ghafir: 44) 

Makna dari ayat tersebut adalah Allah mengetahui keadaan terbaik dari semua hamba-Nya. Sehingga, Dia akan memberikan petunjuk atau membiarkan hamba-Nya dalam kesesatan yang nyata. 

Bagi yang tidak mendapatkan petunjuk maka Allah biarkan mereka berbuat perbuatan terlarang. Mereka juga Allah jauhkan dari mengerjakan setiap perintah yang seharusnya dilakukan. 

Makna Dibalik Surat Ghafir Ayat 44

Ada beberapa makna yang terkandung di dalam surat Ghafir dan berikut ulasan selengkapnya:

Keimanan Kepada Allah Meningkat

Bagi orang yang mengucapkan kalimat tersebut bisa membuat keimanan kepada Allah semakin meningkat. Sebab, dia hanya akan menyerahkan segala urusan yang ada di dunia ini kepada-Nya. 

Selain itu, apapun yang dilakukan juga digantungkan kepada perintah Allah saja. Itu semua dilakukan karena dirinya sudah merasa yakin bahwa segala sesuatu yang ada di dunia sudah ditentukan oleh Allah SWT. 

Selalu Bersyukur Kepada Allah

Manusia dituntut untuk terus berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuan hidupnya. Namun dalam mencapai tujuan tersebut terkadang ada berbagai masalah yang kerap dihadapi. 

Dalam kondisi yang demikian maka seorang hamba harus memiliki rasa untuk menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah. Dengan cara itu maka kamu akan menjadi orang yang selalu bersyukur atas apapun yang terjadi. 

Sebab, sebesar apapun usaha yang dilakukan hasil akhirnya tetap ada di tangan Allah. Sehingga, selama tugas itu sudah terlaksana maka dirinya harus ikhlas menerima apapun hasil yang Allah berikan. 

Mengurangi Rasa Khawatir

Sikap pasrah kepada Allah merupakan suatu kewajiban ketika telah berusaha melakukan berbagai hal. Dengan cara itu maka bisa mengurangi rasa khawatir akan masalah atau kesulitan yang terjadi besok. 

Dengan cara itu maka akan muncul keyakinan di dalam hati bahwa segala sesuatu yang terjadi sesuai kemampuan hamba-Nya. Sehingga, apapun yang diberikan Allah baik itu kemudahan atau kesulitan maka itulah jalan yang terbaik. 

Ketenangan Hati

Setiap apapun yang segala sesuatunya diserahkan kepada Allah maka efeknya pada hati. Ketika hal itu dilakukan maka hati seseorang akan merasa tenang dan damai setiap saat. 

Ketenangan itu didapatkan karena dirinya meyakini bahwa Allahlah tempat bergantung. Selain itu, Allah juga sebagai pengatur kehidupan terbaik bagi hamba-hamba-Nya. 

Jadi lafadz wa ufawwidu amri ilallah memiliki makna menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah secara sempurna. Sikap ini dilakukan ketika seorang hamba sudah selesai menyelesaikan semua usaha atau pekerjaannya. 

Baca Juga: Bacaan Inna Akromakum Indallahi Atqokum Artinya, Tafsir dan Tahlilinya

Dengan cara itu maka setiap apapun  yang terjadi atau yang Allah berikan maka akan menentramkan jiwa. Sebab, dirinya yakin bahwa apapun yang Allah berikan tentu itulah yang terbaik. Selain itu, keimanan kepada Allah juga akan terus bertambah karena dirinya selalu bertawakal kepada-Nya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *