Surat Yasin Ayat 9 dan Tafsirnya Menurut Para Ulama

Yasin termasuk salah satu surat yang sering dibaca oleh sebagian orang khususnya saat acara tahlilan. Namun yang menarik dari surat Yasin ada pada ayat ke-9 dimana banyak orang yang mempertanyakannya. 

Sehingga surat yasin ayat 9 dan tafsirnya ini perlu diketahui oleh banyak orang. Kandungan artinya cukup mendalam dan bisa memperkuat tauhid setiap muslim kepada Allah. 

Read More

Selain tafsir, kamu juga perlu memahami akan asbabun nuzul (sebab diturunkannya ayat) tersebut. Bentuknya bisa dari beberapa peristiwa atau hal lain dimana Allah mewahyukan ayat tersebut kepada nabi Muhammad SAW. 

Mengenal Surat Yasin

Surat Yasin termasuk salah satu surat yang terdiri dari 83 ayat dan diturunkan di kota Makkah. Di dalam Al-qur’an, surat Yasin ada di urutan ke-36 dan letaknnya setelah surat Al-Jin

Surat ini dikenal sebagai jantungnya Al-Qur’an dan memilih faedah yang luar biasa. Bahkan di dalam surat suatu hadist disebutkan jika orang yang membaca surat Yasin maka Allah mencatat bagi dia pahala seperti menghatamkan 10 kali Al-Qur’an

Secara umum ada tiga landasan utama di dalam surat Yasin menurut Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Menurutnya di dalam surat itu ada kenabian, keesaan dan hari akhir dimana itu semua berhubungan dengan hati. 

Surat Yasin Versi Arab, Latin dan Terjemahannya

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنَٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

Arab latin: Wa ja’alnā mim baini aidīhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubṣirụn

Artinya: “Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.”

Surat Yasin Ayat 9 dan Tafsirnya Para Ulama

Ayat 9 pada surat Yasin ini menggambarkan orang yang sudah kafir dan tidak bisa menerima hidayah dari Allah. Dalam ayat ini diceritakan jika rosulullah sudah mengajak mereka beriman tetapi mereka menolaknya. 

Lalu tafsirnya secara spesifik diutarakan oleh beberapa ulama dan berikut ulasannya:

Wahbah Az-Zuhaili

Menurut ulama ini ayat 9 di surat Yasin merupakan perumpamaan orang yang tidak beriman dan di cap kafir. Sehingga mereka sangat sulit untuk mendapatkan kebenaran iman. 

Semua itu tidak lain karena hatinya sudah gelap dan tertutup oleh kesombongannya sendiri. Itulah kenapa di dalam ayat ini digambarkan sebagai orang yang berhadapan dengan tembok besar sehingga pandangannya tertutup oleh benda itu. 

Oleh karena itu di dalam ayat ini juga memberikan isyarat bahwa setiap orang diberikan kemauan dan keinginan masing-masing. Mereka diberikan kebebasan dalam menentukan nasibnya masing-masing. 

Karena kemampuan itu maka kekafiran yang ada pada diri seseorang karena sifat buruknya sendiri. Sifat tersebut meliputi kesombongan, arogan, keangkuhan, dan tidak mau menerima kebenaran. 

Quraish Shihab

Menurut Prof. Quraish, ayat ini memiliki arti dimana mereka tidak mau menerima kebenaran. Yang diturunkan ALlah. Semua itu tidak lain karena kemauan diri sendiri sehingga peringatan dari Allah dan rasul pun tidak berpengaruh apa-apa. 

Maka dari itu menurut beliau, kekafiran itu sebenarnya bukan korean tidak yakin kepada Allah. Itu semua tidak lain karena mereka enggan dalam menerima setiap kebenaran. 

Sikap seperti ini sama dengan iblis dimana dia menolak bersujud kepada nabi Adam dan durhaka kepada Allah. Padahal kala itu iblis mengetahui jika menolak perintah adalah kesalahan yang besar. 

Maka dalam tafsir ini menjelaskan bahwa setiap orang diberi kebebasan dalam beriman dan memilih kafir. Namun semua pilihan akan memiliki konsekuensi yang harus ditanggung sendiri. 

Syekh Nawawi Al-Bantani

Menurut beliau, bacaan pada ayat 9 di dalam surat Yasin itu ada dua cara. Pertama bacaan sin di baca dengan cara fathah (saddan) dimana itu bagian dari qiraat Hafs, Hamzah dan Al-Kisa’i. 

Versi kedua huruf sin dibaca dommah (suddan) dan qira’ahnya selain yang disebutkan di atas. Diketahui kata saddan dibaca dua kali di surat yasin yang artinya dinding besar yang menghalangi penglihatan. 

Ar-Razi

Menurut Ar-Razi, kata saddam itu adalah pembatas setiap orang untuk mendapatkan petunjuk dari Allah. Bentuk petunjuknya bisa karena bawaan lahir atau yang telah diusahakan.

Karena itu ia mengatakan jika hidayah yang diusahakan tidak bisa masuk karena terhalang oleh tembok di depannya. Sedangkan hidayah bawaan juga tidak bisa didapat karena tembok di bagian belakangnya. 

Asbabun Nuzul Surat Yasin Ayat 9

Ada beberapa dua versi terkait sebab diturunkannya ayat 9 pada surat Yasin dan berikut ulasannya:

Syeih Hamami

Ada beberapa ulama yang berpendapat terkait sebab turunnya ayat ini dan diantaranya ada Syeikh Hamami. Menurut beliau, ayat ini turun karena ada penolakan keras dari orang kafir Quraisy atas kerasulan Nabi Muhammad SAW. 

Penolakan itu berupa pernyataan jika Nabi Muhammad bukanlah nabi atau rasul. Bahkan orang kafir mengatakan jika beliau hanyalah anak yatim yang diasuh oleh Abu Thalib kala itu. 

Karena itu mereka selalu mengingkari akan kenabian dan kerosulan Nabi Muhammad SAW. Kali itu rasulullah merasa sedih karena tugasnya dalam menyebarkan islam ditolak oleh kaumnya. Karena alasan itu maka Allah menurunkan surat Yasin secara bertahap 

Ibnu Harir 

Menurut Ibnu Jarir dalam tafsir Jalalainnya mengatakan bahwa Abu Jahal berkata, “Sungguh bila saya akan melakukan demikian dan demikian.”

Kemudian beberapa orang ada yang berkata, “Inilah Muhammad!”. Setelah mendengar itu Abu Jahal tetap berkata, “Mana dia, mana dia?”. Karena pernyataan itu lalu turunlah surat yasin ayat 8 dan 9.

Keutamaan Membaca Surat Yasin

Ada beberapa keutamaan yang akan kamu dapatkan jika rutin membaca surat Yasin, diantaranya:.

Menghatamkan Al-Qur’an 10 Kali

Dalam hadist riwayat At-Tirmidzi mengatakan jika membaca surat Yasin sama dengan menghatamkan al-qur’an sebanyak 10 kali. Pahala ini bisa didapatkan jika dilandasi dengan kekhusyu’an dan ikhlas karena Allah. 

Jalan Diampuninya Dosa

Bentuk keutamaan lain dalam membaca Yasin diantaranya dosanya diampuni oleh Allah. Ini sesuai hadist dari Ath-Thabrani dimana disebutkan jika membaca Yasin di malam hari akan menjadikan orang itu diampuni dosanya. Namun pastikan niat membacanya karena mencari ridho Allah semata. 

Meringankan Siksa Kubur

Beberapa ulama berpendapat jika membaca Yasin juga dapat meringankan siksa kubur. Namun itu semua harus diawali dengan sedekah berupa makanan lalu dibacakan surat Yasin. 

Karena itu di beberapa daerah ketika ada orang yang meninggal maka akan dibacakan yasin sampai hari-40. Itu semua demi meringankan siksa kubur dan bagi yang membaca akan mendapatkan kebaikan penghuni kubur. 

Jadi surat Yasin ayat 9 dan tafsirnya menyebutkan jika artinya terkait orang kafir yang menolak kebenaran islam. Semua itu karena hati mereka sudah tertutup sehingga tidak mau mendengarkan nasehat.

Ayat ini turun karena kesedihan nabi Muhammad saat berdakwah dan ada penolakan dari kaum kafir. Di sisi lain ada juga yang mengatakan jika ayat ini turun karena pertentangan langsung dari Abu Jahal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *