Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat Lengkap

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

Sebagai umat muslim maka wajib mengetahui kisah nabi Muhammad SAW dari lahir sampai wafat. Sebab, setiap muslim harus belajar dari sejarah terkait bagaimana kondisi dan kepribadian beliau. 

Setelah diketahui, umat muslim juga bisa menjadikan beliau panutan dan semua tingkah lakunya ditiru. Hal ini sangat penting mengingat akhlak nabi Muhammad itu adalah Al-qur’an. Sehingga, apapun yang beliau kerjakan semuanya bersumber pada pedoman umat muslim, yakini Al-Qur’an. 

Read More

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

Kisah Nabi Muhammad SAW Dari Lahir Sampai Wafat

Berikut beberapa kisah dari Nabi Muhammad mulai dari beliau lahir hingga wafatnya di dunia:

Kelahiran dan Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Baginda Nabi Muhammad lahir di Kota Makkah pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awal di tahun 571 kalender Romawi. Beliau lahir dari seorang ibu bernama Aminah dan ayahanda, Abdullah bin Abdul Muthalib. 

Beliau lahir dalam keadaan yatim karena ayahanda beliau wafat sebelum kelahiran nabi Muhammad. Setelah beberapa tahun, ibu Aminah wafat juga, sehingga, Nabi Muhammad diasuh oleh kakeknya, Abdul Muthallib. 

Kakek beliau hanya bertahan selama 2 tahun karena setelah itu, Abdul Muthalib juga wafat di usia nabi Muhammad yang masih 8 tahun. Setelah itu, beliau diasuh oleh pamannya, ABu Thalib. Dengan perantara pamannya, beliau bisa tercukupi kebutuhannya hingga beliau remaja. 

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

 

Masa Remaja Nabi Muhammad

Nabi Muhammad benar-benar terjaga dari perbuatan yang bisa merugikan teman sekitarnya. Bahkan, baginda rasul pernah bercerita bahwa beliau pernah mengikut dua kali duduk di pernikahan seseorang pada zaman jahiliyah. 

Pada saat itu, Allah jaga beliau dengan menutup telinga sambil tertidur. Lalu, Allah bangunkan rasulullah pada keesokan harinya, Kejadian ini sudah banyak dijelaskan di dalam hadits. 

Menjelang Dewasa

Di usia beliau yang hampir dewasa, Nabi Muhammad sudah banyak menekuni dunia bisnis. Beliau mulai mulai menekuni dunia bisnis bersama teman terbaiknya, Saib bin Abi Saib. ketika sudah berusia 25 tahun, Nabi Muhammad menjalin kerjasama bisnis dengan wanita kaya raya, Siti Khadijah. 

Perkenalan keduanya berawal dari dunia perniagaan. Pada masa itu, Khadijah biasa membiayai perdagangan dari Makkah ke Suriah. Selanjutnya, hasil yang didapatkan dibagi secara merata dengan mitra-mitranya. 

Pernikahan Nabi Muhammad dengan Siti Khadijah

Dari jalinan kerjasama bisnis, SIti Khadijah mulai tertarik kepada baginda rosul. Akhirnya, Khadijah meminta sahabatnya, Nafisah binti Umayyah untuk memberitahukan bahwa dirinya ingin melamar Nabi Muhammad. 

Pada saat pernikahan itu, usia nabi Muhammad baru menginjak 25 tahun. Dalam pernikahan tersebut, baginda rosul memberikan mahar 20 ekor unta betina atau jika diuangkan sekitar ratusan juta rupiah. 

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

Nabi Muhammad Mendapatkan Wahyu Pertama Kali

Baginda rosul menerima wahyu pertama kali di Gua Gira dan berupa surat Al-Alaq ayat 1-5. Gua tersebut letaknya ada di sebelah timur laut Masjidil Haram atau sekitar 4 km dari Masjidil Haram.

Untuk waktu penerimaan wahyu, ada banyak ulama yang berbeda pendapat. Namun, pendapat terkuat adalah proses wahyu pertama yang turun itu terjadi pada 17 Ramadhan tahun 610 M. 

Dakwah Pertama Kali

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad mulai berdakwah di kota Makkah dan sekitarnya. Pada awal dakwahnya, beliau melakukannya dengan sembunyi-sembunyi. Ini dilakukan dengan tujuan untuk menyelamatkan umat islam dari kekejaman orang kafir kala itu. 

Proses dakwah secara tersembunyi ini dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun. Setelah memasuki tahun keempat. Beliau melakukan dakwah secara terang-terangan. Pada masa itu, ada banyak pertentangan dari orang kafir quraisy akan apa yang beliau sampaikan. 

Pertentangan dari Kaum Kafir Quraisy

Dengan dakwahnya yang terang-terangan, Nabi Muhammad banyak ditentang oleh kaum kafir Quraisy. Beberapa pembesar kaum Quraisy ada juga yang menuduh nabi Muhammad sebagai orang gila. Bahkan, sebagian juga ada yang melempari tubuh beliau dengan kotoran. 

Beberapa menentang dari ajaran islam kala itu berasal dari pamannya, Abu Lahab dan Abu Jahal. Pertentangan itu dilakukan karena keduanya takut Nabi Muhammad akan merusak agama nenek moyang kaum Quraisy, yaitu menyembah patung atau berhala. 

Sehingga, berbagai cara dilakukan oleh orang Quraisy, termasuk rencana membunuh baginda rosul. Dalam upaya pembunuhan, kaum Quraisy kala itu melibatkan oleh diluar sukunya, sehingga tidak ada perang saudara di antara mereka. 

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

Perintah Berzakat di Zaman Nabi Muhammad

Perintah zakat sudah diatur di dalam Al-Qur’an pada surat Ar-Rum ayat 39. Perintah ayat untuk berzakat ini diterima oleh rasulullah saat beliau ada di Makkah. Meski demikian, perintah untuk berzakat ini dilakukan oleh rasulullah setelah tahun kedua beliau hijrah ke Madinah. 

Beliau memberi contoh pertama kali pada bulan Ramadhan dengan cara memberi zakat fitrah. Pada bulan selanjutnya, beliau mengeluarkan zakat mal (zakat untuk harta yang sudah mencapai nishab. 

Demi menjalankan perintah berzakat, rasulullah menunjuk Mu’adz bin Jabal sebagai amil zakat dan qadhi di Yaman. Sementara, Umar bin Khattab dan Ibn Qais ‘Ubadah Ibn Shamit sebagai amil zakat di tingkat daerah. Selain itu, beliau juga mensosialisasikan aturan dasar, bentuk harta dan hal-hal lain terkait zakat. 

Sejarah Qurban yang Dilakukan Rasulullah

Menurut riwayat dari Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah pernah berkurban dua ekor kambing putih dan bertanduk besar. Contoh kurban itu, beliau lakukan ketika memasuki tahun ke-10 Hijriah atau 632 Masehi. Kala itu, beliau sedang melakukan Haji Wada’ di Mina. 

Selain itu, Nabi Muhammad juga pernah menyembelih 100 ekor unta. Dari total unta tersebut, 63 ekor diantaranya disembelih dengan tangan beliau sendiri. Sedangkan 37 ekor sisanya disembelih oleh Ali bin ABi Thalib. Penyembelihan itu ditunaikan setelah selesai melaksanakan shalat Idul Adha. 

Wafatnya Rasulullah

Kisah Nabi Muhammad Saw Dari Lahir Sampai Wafat

Detik-detik sebelum beliau wafat, Allah mengutus beberapa malaikat, yakni Izra’il, Jibril, Mikail. Allah perintah kepada Izra’il untuk bertanya kepada rasulullah, dimana jika beliau mau maka tunaikan dan bila belum maka tunda wafatnya.

Saat semuanya turun ke bumi, malaikat Izra’il tidak melanjutkan untuk turun ke bumi. Izra’il lantas menyampaikan apa yang diperintah Allah. Sementara, Nabi Muhammad mencari malaikat Jibril dan memerintah malaikat lain untuk menyusulnya agar menghadap beliau. 

Saat menghadapi, Jibril mengatakan jika beliau dijamin masuk surga dan beberapa kebahagian lainnya. Namun, saat itu beliau lebih menginginkan jaminan atas umatnya kelak. 

Setelah ada jaminan dari Allah, Rasulullah meminta Izrail untuk mencabut nyawa manusia paling mulia di muka bumi ini. Izrail melakukan itu dengan hati-hati agar nabi Muhammad tidak merasakan sakit. Akhirnya, beliau pun wafat di pangkuan Sayyidati Aisyah. 

Jadi itulah kisah nabi Muhammad SAW dari lahir sampai wafat lengkap. Kisah-kisah seperti ini perlu dipahami agar muncul kecintaan yang lebih mendalam kepada rasulullah. 

Apalagi, Nabi Muhammad adalah satu-satunya manusia yang diciptakan sangat sempurna. Bahkan, bumi, langit, dan semua yang ada di dunia ini diciptakan dari sebagian nur-nur Nabi Muhammad. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *